buku 4

Standar pengelolaan kelas

kelas yang baik adalah kelas yang anak didiknya aktif dan nyaman belajar bersama teman-temannya. 

Standar pengelolan bangku kelas.

bangku kelas yang baik adalah bangku yang menimbulkan anak didik nyaman duduk untuk belajar.

Standar guru masuk kelas

 

Standar bicara pada anak didik


Standar berpakaian

Standar menilai anak didik

STandar memberi hadiah anak didik

Standar menhukum anak didik

Standar Operasional anak Masuk

 Ruang Kelas

Setiap awal tahun pelajaran baru ada nuansa baru tentang perilaku anak didik kita di setiap sekolah atau kampus. Ketika ada mahasiswa atau anak didik yang telat, inilah saatnya memberikan pelajaran kepada anak didik kita dan juga para mahasiswa.
Selama ini, di dunia pendidikan rasanya belum pernah mengenyam pelajaran cara masuk kantor atau ruang kelas.  Mungkin juga para pembaca yang telah telah menempuh sampai perguruan tinggi, mungkin juga belum pernah ada dosen atau guru memberikan pelajaran tentang caranya masuk ruang kelas.
Belum pernah saya menjumpai selama saya memberikan pelajaran di SMP atau perguruan tinggi menemukan anak atau mahasiswa yang memenuhi standar operasional masuk ruangan. Setiap berjuma dengan anak didik baru pasti ada pelajaran yang berharga bagi anak didik atau mahasiswa tentang cara masuk ruangan.
Ketika saya memberikan kuliah atau pelajaran dan ada anak yang telat seperti pasti anak ini akan menjadi penalaman yang sangat berharga dan mungkin tidak akan pernah terlupakan. Contohnya: tok..tok..tok Asalamualaikum ..Saya dan hamper semua anak didik atau mahasiswa menimpali “Waalaikumslam warohamatullohi wabarokatu” anak tersebut langsung masuk ruang kelas. Saya langsung berkata: “lho..siapa yang menyuruh masuk? “Hayo keluar!” dengan rasa malu dia langsung balik keluar ruangan. “Ayo ulang lagi” bagaimana cara masuk ruangan. Dialangi lagi sampai berkata: “asalamualaikum!”..anak anak dengan semakin kompakmenjawab “waalaikum salam”. Terus ditunggu sebentar anak tersebut tidak mau masuk, agak lama terus saya berkata: ”silakan masuk” dengan gagah dan percaya dirinya mereka/dia masuk langsung menuju tempat duduk. Namun langsung saya hentikan ketika mau duduk. “Mas” atau “Mbak” “siapa yang menyuruh anda duduk?” Dia terkejut dan tersipu malu kembali ke depan kelas. Disinilah akhirnya saya tawarkan keteman-temannya untuk menolong si pesakitan ini. “hayo siapa yang bisa menolong temannya ini untuk bisa lebih cepat duduk!” terdiam dan ada yang angkat tangan dan berkata “pak saya terlambat karena ini dan itu”, namun langsung saya menimpali “itu betul tapi belum baik”. Siapa lagi..siapa lagi ternyata satu kelas belum ada yang bisa membantu temannya untuk duduk. Biasanya saya berkata kepada anak-anak “kalimat yang pertama apa, sebelum anda mengatakan pak maaf saya terlambat”. Terdiam lama dan akhirnya saya mengatakan: “karena semua orang itu punya urusan pribadi maka anda harus berkata baik dan benar,  supaya yang anda ajak ngomong itu tidak marah, atau mungkin anda akan dicuekin. Hayo siapa?. Akhirnya dengan terpaksa saya mengucapkan: “pak maaf mengganggu, saya terlambat” baru mengatakan yang lainnya. “bolehkah saya mengikuti pelajarn ini, dan bolehkan saya duduk”.
Dengan rasa agak kesel anak tersebut duduk. Mungkin anak tersebut ngedumel dalam hati “untuk masuk dan duduk di bangku saja, ternyata ada pelajaran yang sangat melelahkan, namun mungkin juga sangat berharga.
Itulah pelajaran Standar Operasional Masuk Kelas dan Duduk di bangku. Sederhana namun kalau anda tidak mengetahuinya, yang kurang baik ini akan dilakukan terus menerus dan pada umumnya kebanyakan orang tidak merasakan kekurangannya.
Padahal, kalau anda mengetahuinya, percaya diri anda akan meningkat  untuk berhadapan dengan orang lain.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

bab II MEMANDANG PENDIDIKAN

Saudaraku Jangan Kau Hasad